- Back to Home »
- Materi Jenis jenis Keamanan Jaringan Komputer
Posted by : Unknown
Senin, 05 September 2016
Hallo selamat pagi menjalang siang

Jenis-Jenis sistem keamanan Jaringan komputer
SISTEM KEAMANAN JARINGAN
Dalam jaringan komputer, yang berkaitan dengan aplikasi yang melibatkan
berbagai kepentingan, akan banyak terjadi hal
yang dapat mengganggu kestabilan
koneksi jaringan komputer tersebut,
baik yang berkaitan dengan hardware (pengamanan
fisik, sumber daya listrik) maupun
yang berkaitan dengan software (sistem, konfigurasi,
sistem akses, dll).
Gangguan dapat berupa perusakan,
penyusupan, pencurian hak akses, penyalahgunaan
data maupun sistem, sampai tindakan
kriminal melalui aplikasi jaringan komputer.
Sebuah jaringan komputer harus memiliki untuk menghindari berbagai
macam serangan oleh para hacker/cracker. Bagi para administrator
jaringan pun harus jeli dalam menggunakan jenis sistem keamanan yang
digunakan.
jenis keamanan dibagi menjadi 5 jenis, yaitu:
1. Keamanan fisik
Keamanan fisik lebih ditekankan pada hardware. Hal ini digunakan untuk melindungi hardware tetap dalam kondisi baik untuk melakukan operasi pada jaringan.
2. Kemanan jaringan
Keamanan jenis ini lebih bertipe ke abstrak. Jadi kemanan ini dilakukan oleh benda yang tidak tampak, baik itu menggunakan software atau perintah lainnya. Contoh pengamanan jaringan adalah dengan menggunakan firewall ataupun proxy yang digunakan untuk mem filter user yang akan menggunakan jaringan.
3. Otorisasi akses
Otorisasi akses adalah penggunaan password atau kata sandi jika kita ingin mengakses sesuatu di jaringan. Hal ini dimaksudkan untuk memastikan hanya user tertentu saja yang diperbolehkan untuk mengakses jaringan.
4. Proteksi Virus
Virus adalah sebuah metode penyerangan sistem komputer dengan menggunakan sebuah program yang dapat membuat sistem kacau dan mengalami kerusakan. Virus sendiri bisa diatasi dengan menginstall antivirus pada komputer dan selalu update databasenya yang terbaru.
5. Penanganan bencana
Perencanaan bencana adalah Perencanaan langkah-langkah yang akan diambil jika terjadi bencana yang mengakibatkan rusaknya sebuah sistem dan hilangnya data-data penting. Hal ini dimaksudkan agar kerusakan pada sistem lebih cepat teratasi.
1. Keamanan fisik
Keamanan fisik lebih ditekankan pada hardware. Hal ini digunakan untuk melindungi hardware tetap dalam kondisi baik untuk melakukan operasi pada jaringan.
2. Kemanan jaringan
Keamanan jenis ini lebih bertipe ke abstrak. Jadi kemanan ini dilakukan oleh benda yang tidak tampak, baik itu menggunakan software atau perintah lainnya. Contoh pengamanan jaringan adalah dengan menggunakan firewall ataupun proxy yang digunakan untuk mem filter user yang akan menggunakan jaringan.
3. Otorisasi akses
Otorisasi akses adalah penggunaan password atau kata sandi jika kita ingin mengakses sesuatu di jaringan. Hal ini dimaksudkan untuk memastikan hanya user tertentu saja yang diperbolehkan untuk mengakses jaringan.
4. Proteksi Virus
Virus adalah sebuah metode penyerangan sistem komputer dengan menggunakan sebuah program yang dapat membuat sistem kacau dan mengalami kerusakan. Virus sendiri bisa diatasi dengan menginstall antivirus pada komputer dan selalu update databasenya yang terbaru.
5. Penanganan bencana
Perencanaan bencana adalah Perencanaan langkah-langkah yang akan diambil jika terjadi bencana yang mengakibatkan rusaknya sebuah sistem dan hilangnya data-data penting. Hal ini dimaksudkan agar kerusakan pada sistem lebih cepat teratasi.
Dalam internetworking beberapa
jenis gangguan dikenal dengan istilah:
1.Hacking, berupa pengrusakan pada
infrastruktur jaringan yang sudah ada,
misalnya pengrusakan pada sistem
dari suatu server.
2.Physing, berupa pemalsuan
terhadap data resmi dilakukan untuk hal yang
berkaitan dengan pemanfaataanya.
3.Deface, perubahan terhadap
tampilan suatu website secara illegal.
4.Carding, pencurian data terhadap
identitas perbankan seseorang, misalnya
pencurian nomor kartu kredit, digunakan untuk
memanfaatkan saldo yang
terdapat pada rekening tersebut
untuk keperluan belanja online.
melakukan persiapan fungsi
sistem hendaknya disiapkan pengamanan dalam
bentuk berikut :
1.Mengelompokkan terminal yang
difungsikan sebagai pengendali jaringan atau
titik pusat akses (Server) pada
suatu jaringan, yang selanjutnya harus diberikan
pengamanan secara khusus.
2.Menyediakan pengamanan fisik
berupa ruangan khusus untuk pengamanan
perangkat yang disebut pada point nomor 1.
Ruangan tersebut dapat diberikan
label Network Operating Center
(NOC) dengan membatasi personil yang
diperbolehkan masuk.
3.Memisahkan sumber daya listrik
untuk NOC dari pemakaian yang lain. Perlu juga
difungsikan Uninteruptable Power
Supply (UPS) dan Stabilizer untuk menjaga
kestabilan supply listrik yang
diperlukan perangkat pada NOC.
4.Merapikan wiring ruangan dan
memberikan label serta pengklasifikasian kabel.
5.Memberikan Soft Security berupa
Sistem Firewall pada perangkat yang
difungsikan di jaringan.
Merencanakan maintenance dan menyiapkan Back Up
sistem.