Streaming server
Tutorial Streaming Server Menggunakan Debian 6
Sebelumnya saya akan menjelaskan apa itu Streaming Server, langkah kerja dan keuntungan menggunakan Streaming Server itu sendiri.
- Streaming server adalah sebuah web server atau aplikasi yang terinstall didalam sebuah server yang digunakan untuk menjalankan file video atau audio secara real-time atau streaming di internet. Streaming server mengizinkan kita untuk meletakkan file-file audio atau video secara terpisah dari web server yang kita jalankan.
- Langkah kerja dari Streaming Server sebagai berikut :
- Klien mengirimkan permintaan streaming video atau audio ke web server
- Web server meneruskan permintaan klien ke streaming server
- Streaming server mentransmisikan file video atau audio yang diminta kepada klien langsung tanpa melalui web server.
- Klien dapat menjalankan file video atau audio yang diminta.
- Keuntungan menggunakan Streaming Server adalah :
- Pengguna yang sedang melihat video bisa meloncat ke waktu tertentu dalam video tanpa harus menunggu buffering video secara keseluruhan.
- Tidak ada data yang disimpan didalam komputer pengguna sehingga keamanan file pengguna lebih terjamin.
- Streaming ini membutuhkan bandwidth yang lebih sedikit daripada download biasa karena pengguna tidak harus mendownload video secara keseluruhan.
- Proses streaming ke banyak klien dapat dilakukan dari satu jalur streaming.
Itulah tadi sedikit pengenalan tentang Streaming Server. Disini saya akan me-ngelabkan Streaming Server menggunakan debian 6 yang sudah saya install di virtual (vmware) sebagai servernya dan windows asli sebagai kliennya.
Berikut bahan-bahan yang saya gunakan untuk ngelab :
1. Virtual machine (vmware).
2. File .iso debian 6.
3. File ostube
4. FileZilla, untuk menjalankan ftp.
- Apache2
- Mysql-server
- Php5
- Php5-mysql
- Phpmyadmin
Langkah-langkahnya sebagai berikut :
- Kita buka debian 6 yang sudah selesai diinstall di vmware. Setelah itu kita atur ip seperti dibawah ini. Dengan perintah #pico /etc/network/interface
- Lalu kita sama kan ip yang ada di pc kita sebagai berikut.
- Selanjutnya kita install perintah-perintah berikut kedalam debian. Dan klik yes.
- Setelah install perintah-perintah tadi, kita disuruh mengisikan password baru untuk mysql >ok.
- Selanjutnya kita klik saja apache2
- Lalu kita disuruh memasukan password baru phpmyadmin. Karena nanti kita akan membuat database di phpmyadmin.
- Buat folder ostube di /var/www/ostube dengan perintah # mkdir /var/www/ostube
- Ubah hak akses ostube dengan cara masuk ke direktori /var/www dulu
karena file ostube dan file flvtool2 ada di komputer windows, maka kita transfer ke linux menggunakan aplikasi FileZilla. Dan pastikan ftp di linux sudah aktif. Untuk langkah install ftp sebagai berikut :
- Perintah instalasi ftp :
- Lalu buat user baru ftp untuk login ke FileZilla. Perintahnya sebagai berikut :
- Masuk ke #pico /etc/proftpd/proftpd.conf dan ubah menjadi seperti ini. Dan jangan lupa restart ftp.
- Ini tampilan Filezilla. Login menggunakan ip linux dan passwd yang telah dibuat dengan port 21.
- Pindah file-file Ostube trsebut ke linux dengan cara geser/drag ke dalam linux
- Ekstrak file ostube
- Install Ostube di browser dengan alamat ip linux tadi yaitu 192.168.55.1/ostube hasilnya seperti ini.
Pada gambar diatas terlihat bahwa maksimal upload hanya 10M dan mysql belum diinstall. Maka ubah konfigurasinya dengan cara
- Konfigurasi php.ini
- Asli
- Ubah menjadi seperti ini
- Simpan kemudian restart apache. Lalu refresh di browser.
- Selanjutnya buat database menggunakan phpmyadmin
- Buat database dengan nama ostube klik ciptakan.
- Konfigurasi database yang sudah kita buat. Masukkan user dan password lalu klik next
- Setelah next, muncul tampilan step2 seperti ini
- Di menu akhir, ada beberapa eksternal program yang harus diinstall dulu. Maka lihat gambar dibawah ini.
- Install Eksternal program yang dibutuhkan
- Khusus untuk flvtool2 ini sebelumnya sudah dicopy ke folder /var/www/ostube. Maka ekstrak dulu dengan cara masuk ke /var/www/ostube
- Cara instalasi flvtool ketikan perintah dibawah ini
- Setelah install program-program tersebut jangan lupa refresh browser instalasi ostube. Lihat maka tampilan akan berubah seperti ini. Dan klik next
- Sampai di step 3 isikan admin dan password. Kemudian klik next.
- Inilah tampilan setelah di next. Kita disuruh mengubah hak aksesnya.
- Cara mengubah hak akses sebagai berikut
Jangan lupa restart apache. Lalu refresh browser.
- Dan ini tampilan setelah di refresh. Klik tulisan berwarna orange untuk menghapus folder install.
- Maka setelah di akses lagi akan muncul tampilan sebagai berikut
- Kita konfigurasi dulu dengan klik “login”.
- Kemudian pilih admin. Maka tampilannya sebagai berikut.
- Selanjutnya edit setting apache dengan cara
#mkdir cgi-bin
#pico /etc/apache2/sites-availabe/default
Ubah seperti dibawah ini. Lalu restart apache2.
- Selanjutnya ubah isi uu_default_config.pm dengan cara : o #cd /var/www/ostube/cgi-bin/ o #pico uu_default_config.pm Ubahlah seperti gambar dibawah ini
Materi Jenis jenis Keamanan Jaringan Komputer
Hallo selamat pagi menjalang siang


Jenis-Jenis sistem keamanan Jaringan komputer
SISTEM KEAMANAN JARINGAN
Dalam jaringan komputer, yang berkaitan dengan aplikasi yang melibatkan
berbagai kepentingan, akan banyak terjadi hal
yang dapat mengganggu kestabilan
koneksi jaringan komputer tersebut,
baik yang berkaitan dengan hardware (pengamanan
fisik, sumber daya listrik) maupun
yang berkaitan dengan software (sistem, konfigurasi,
sistem akses, dll).
Gangguan dapat berupa perusakan,
penyusupan, pencurian hak akses, penyalahgunaan
data maupun sistem, sampai tindakan
kriminal melalui aplikasi jaringan komputer.
Sebuah jaringan komputer harus memiliki untuk menghindari berbagai
macam serangan oleh para hacker/cracker. Bagi para administrator
jaringan pun harus jeli dalam menggunakan jenis sistem keamanan yang
digunakan.
jenis keamanan dibagi menjadi 5 jenis, yaitu:
1. Keamanan fisik
Keamanan fisik lebih ditekankan pada hardware. Hal ini digunakan untuk melindungi hardware tetap dalam kondisi baik untuk melakukan operasi pada jaringan.
2. Kemanan jaringan
Keamanan jenis ini lebih bertipe ke abstrak. Jadi kemanan ini dilakukan oleh benda yang tidak tampak, baik itu menggunakan software atau perintah lainnya. Contoh pengamanan jaringan adalah dengan menggunakan firewall ataupun proxy yang digunakan untuk mem filter user yang akan menggunakan jaringan.
3. Otorisasi akses
Otorisasi akses adalah penggunaan password atau kata sandi jika kita ingin mengakses sesuatu di jaringan. Hal ini dimaksudkan untuk memastikan hanya user tertentu saja yang diperbolehkan untuk mengakses jaringan.
4. Proteksi Virus
Virus adalah sebuah metode penyerangan sistem komputer dengan menggunakan sebuah program yang dapat membuat sistem kacau dan mengalami kerusakan. Virus sendiri bisa diatasi dengan menginstall antivirus pada komputer dan selalu update databasenya yang terbaru.
5. Penanganan bencana
Perencanaan bencana adalah Perencanaan langkah-langkah yang akan diambil jika terjadi bencana yang mengakibatkan rusaknya sebuah sistem dan hilangnya data-data penting. Hal ini dimaksudkan agar kerusakan pada sistem lebih cepat teratasi.
1. Keamanan fisik
Keamanan fisik lebih ditekankan pada hardware. Hal ini digunakan untuk melindungi hardware tetap dalam kondisi baik untuk melakukan operasi pada jaringan.
2. Kemanan jaringan
Keamanan jenis ini lebih bertipe ke abstrak. Jadi kemanan ini dilakukan oleh benda yang tidak tampak, baik itu menggunakan software atau perintah lainnya. Contoh pengamanan jaringan adalah dengan menggunakan firewall ataupun proxy yang digunakan untuk mem filter user yang akan menggunakan jaringan.
3. Otorisasi akses
Otorisasi akses adalah penggunaan password atau kata sandi jika kita ingin mengakses sesuatu di jaringan. Hal ini dimaksudkan untuk memastikan hanya user tertentu saja yang diperbolehkan untuk mengakses jaringan.
4. Proteksi Virus
Virus adalah sebuah metode penyerangan sistem komputer dengan menggunakan sebuah program yang dapat membuat sistem kacau dan mengalami kerusakan. Virus sendiri bisa diatasi dengan menginstall antivirus pada komputer dan selalu update databasenya yang terbaru.
5. Penanganan bencana
Perencanaan bencana adalah Perencanaan langkah-langkah yang akan diambil jika terjadi bencana yang mengakibatkan rusaknya sebuah sistem dan hilangnya data-data penting. Hal ini dimaksudkan agar kerusakan pada sistem lebih cepat teratasi.
Dalam internetworking beberapa
jenis gangguan dikenal dengan istilah:
1.Hacking, berupa pengrusakan pada
infrastruktur jaringan yang sudah ada,
misalnya pengrusakan pada sistem
dari suatu server.
2.Physing, berupa pemalsuan
terhadap data resmi dilakukan untuk hal yang
berkaitan dengan pemanfaataanya.
3.Deface, perubahan terhadap
tampilan suatu website secara illegal.
4.Carding, pencurian data terhadap
identitas perbankan seseorang, misalnya
pencurian nomor kartu kredit, digunakan untuk
memanfaatkan saldo yang
terdapat pada rekening tersebut
untuk keperluan belanja online.
melakukan persiapan fungsi
sistem hendaknya disiapkan pengamanan dalam
bentuk berikut :
1.Mengelompokkan terminal yang
difungsikan sebagai pengendali jaringan atau
titik pusat akses (Server) pada
suatu jaringan, yang selanjutnya harus diberikan
pengamanan secara khusus.
2.Menyediakan pengamanan fisik
berupa ruangan khusus untuk pengamanan
perangkat yang disebut pada point nomor 1.
Ruangan tersebut dapat diberikan
label Network Operating Center
(NOC) dengan membatasi personil yang
diperbolehkan masuk.
3.Memisahkan sumber daya listrik
untuk NOC dari pemakaian yang lain. Perlu juga
difungsikan Uninteruptable Power
Supply (UPS) dan Stabilizer untuk menjaga
kestabilan supply listrik yang
diperlukan perangkat pada NOC.
4.Merapikan wiring ruangan dan
memberikan label serta pengklasifikasian kabel.
5.Memberikan Soft Security berupa
Sistem Firewall pada perangkat yang
difungsikan di jaringan.
Merencanakan maintenance dan menyiapkan Back Up
sistem.




